Translate ( Terjemahkan lah )

Kamis, 21 Agustus 2014

Laporan JAVA

TUGAS / LATIHAN JAVA 


A. Tujuan
 

  Setelah siswa melakukan praktikum, maka siswa dapat :
- Memahami kegunaan Script java 
- Menyelesaikan Masalah / Study kasusu
- Memahami dan Mempraktekan Program Tersebut

B. Alat dan Bahan

*Sebuah Pc/Notebook/Laptop/Netbook
 * Program aplikasi JAVA

C. Landasan Teori
Java merupakan bahasa pemrograman yang disusun oleh James Gosling yang 
dibantu oleh rekan-rekannya di suatu perusahaan perangkat lunak yang bernama 
Sun Microsystems, pada tahun 1991. pemrograman yang berorientasi objek dan dapat dijalankan pada segala jenis Sistem Operasi. Sebagai bahasa pemrograman, java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi, dekstop, web dan lainya. Sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman konvensional yang lain.

D. Contoh Program.


E . Study Kasus . 

A. OP .


B. Volume Bola . 
 

C . Volume Limas


D . Volume Prisma .


E . Valume Tabung .


F . Analisis . 

Fungsi Println : ini untuk menampilkan hasil keluaran program ( letaknya ada di bawah sintak )
Fungsi int       : ini Berfungsi sebagai deklarasi dari Variable utk menampilkan Numerik .
Fungsi System.out.println : ini berfungsi utk menampilkan hasil di Layar
Fungsi Math.pow : ini berfungsi utk menghasilkan Pangkat .
Fungsi Math.Sqrt : ini berfungsi utk menghasilkan akar .

G . Kesimpulan .

Dalam  kegiatan utk membuat program ini , anda harus lebih hati hati dan teliti .
Program tidak akan dapat di jalankan jika masih ada Script yg di kanan barisnya masih bertanda Merah . Java ini ialah Program yg dapat berjalan di Pc / pun telepon seluler . 



An Information System

Perangkat lunak sistem atau sistem operasi



 merupakan software yang berfungsi melakukan operasi yang mengurusi tentang segala aktifitas komputer seperti mendukung operasi sistem aplikasi dan mengendalikan semua perangkat komputer agar dapat berjalan selaras dengan fungsinya. Menurut Abraham Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), sistem operasi merupakan suatu program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna dan hardware komputer. Mereka juga menyatakan bahwa tujuan dari sistem operasi adalah:* Melaksanakan program pengguna dan memudahkan dalam menyelesaikan masalahnya.
* Membuat sistem komputer menjadi mudah untuk digunakan.
* Menjadikan pengguna hardware komputer menjadi lebih efisien.
Perangkat lunak sistem atau sistem operasi merupakan software yang berfungsi melakukan operasi yang mengurusi tentang segala aktifitas komputer seperti mendukung operasi sistem aplikasi dan mengendalikan semua perangkat komputer agar dapat berjalan selaras dengan fungsinya. Menurut Abraham Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), sistem operasi merupakan suatu program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna dan hardware komputer. Mereka juga menyatakan bahwa tujuan dari sistem operasi adalah:
* Melaksanakan program pengguna dan memudahkan dalam menyelesaikan masalahnya.
* Membuat sistem komputer menjadi mudah untuk digunakan.
* Menjadikan pengguna hardware komputer menjadi lebih efisien.
Sistem operasi bekerja untuk mengatur operasi CPU, identifikasi input-output (I/O), tempat penyimpanan (memori) dan segala aktifitas komputer. Sistem operasi mengendalikan semua sumber daya komputer dan menyediakan landasan hingga sebuah program aplikasi dapat ditulis atau dijalankan.
Tugas-Tugas Sistem Operasi
Tugas-tugas sistem operasi diantaranya:
1. Menyediakan antarmuka pengguna (user interface), berupa:
* Melakukan perintah (command-base user interface) dalam bentuk teks.
* Mengarahkan menu (menu driven).
* Antarmuka unit grafik (graphical user interface-GUI).
* Kombinasi ikon dan menu untuk menerima dan melaksanakan perintah.
2. Menyediakan informasi yang berkaitan dengan hardware, yaitu berupa perangkat yang aktif atau pasif, dan mengendalikan perangkat I/O.
3. Melakukan tugas pengolahan dan pengendalian sumber daya dalam sebuah proses sebagai berikut:
* Multitasking, yaitu melakukan tugas secara serentak atau sekaligus pada aplikasi yang sama maupun berbeda.
* Multiprocessing, penggunaan atau pemrosesan sebuah program secara serentak oleh beberapa unit CPU.
* Timesharing, menggunakan sistem komputer yang sama pada banyak pengguna.
* Multithreading, memproses aktivitas pada bentuk yang sama dengan multitasking tetapi pada aplikasi tunggal.
* Scalability dan Network, upaya komputer dalam mengendalikan dan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan jumlah pengguna dan memperluas pelayanan.
4. Pengelolaan file dan direktori data, yaitu memastikan file-file dalam penyimpanan sekunder tersedia jika diperlukan, dan mengamankan dari pengguna yang tidak diizinkan.
Layanan Sistem Operasi
Senuah sistem operasi yang baik harus memiliki layanan berupa eksekusi program, operasi I/O, menipulasi sistem file, komunikasi, dan deteksi kesalahan. Dalam pemakaian secara multiuser sistem dapat lebih menguntungkan yaitu lebih efisien karena pemakaian sumber daya bersama antara pengguna. Sebagai fungsi layanan bersama tersebut maka sistem operasi akan memberikan efisiensi pengguna sistem berupa:
* Resource allocator, yaitu mengalokasikan sumber daya ke beberapa pengguna atau pekerjaan yang berkalan pada saat yang bersamaan.
* Protection, menjamin akses ke sistem sumber daya yang dikendalikan (akses pengguna ke sistem menjadi terkendali)
* Accounting, yaitu merekam kegiatan pengguna, jatah pemakaian sumber daya (keadilan atau kebijakan)
Eksekusi program merupakan kemampuan sistem untuk memuat program ke memori dan menjalankan program. Pengguna tidak dapat secara langsung mengakses sumber daya hardware, sistem operasi harus menyediakan mekanisme untuk melakukan operasi I/O atas nama pengguna. Manipulasi sistem file adalah kemampuan program untuk melakukan operasi pada file (membaca, menulis, membuat dan menghapus file). Komunikasi adalah pertukaran data atau informasi antar dua atau lebih proses yang berada pada satu komputer (atau lebih). Deteksi kesalahan (error) adalah menjaga kestabilan sistem dengan mendeteksi error hardware maupun operasi.
Struktur Sistem Operasi
Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), berpendapat bahwa umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:
* Manajemen proses
* Manajemen memori utama
* Manajemen memori skunder
* Manajemen sistem I/O (input/output)
* Manajemen file
* Sistem proteksi
* Jaringan
* Sistem command interpreter
Manajemen proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang dieksekusi. Sebuh proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya, sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, file-file, dan perangkat-perangkat I/O. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti:
* Pembuatan dan penghapusan proses user dan sistem proses
* Menunda atau melanjutkan proses
* Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
* enyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
* enyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.
Manajemen memori utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat sendiri. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akases datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti:
* menjaga track memori yang sedang diguanakan dan siapa yang menggunakannya
* memilih program yang akan di-load ke memori.
* Mengalokasikan dan men-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.
Manajemen memori skunder
Data tersimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karenan itu, untuk menyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary storage yang bersifat permanen dan mempu menampung data dengan ukuran besar. Contoh dari memori skunder adalah harddisk, disket, USB flash disk, dan lain-lain. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan disk management seperti free space management, alokasi penyimpanan, dan penjadwalan disk.
Manajemen sistem I/O
Manajemen sistem I/O biasa juga disebut sebagai device manager, yang bertugas menyediakan device driver´yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca file pada hard disk, CD-ROM dan disket. Komponen sistem operasi untuk sistem I/O adalah sebagai berikut:
* Buffer: berfungsi untuk sementara menampung data dari/ke perangkat I/O.
* Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dan sebagainya).
* Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi detail untuk hardware I/O tertentu.
Manajemen file
File adalah sekumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarki (direktori, volume, dan lain-lain). Tanggung jawab sistem operasi adalah:
* Pembuatan dan penghapusan file
* Pembuatan dan penghapusan direktori
* Mendukung manipulasi file dan direktori
* Memetakan file ke secondary storage
* Melakukan backup file ke media penyimpanan permanen (non volatile)
Sistem proteksi
Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengendalikan akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem suber daya. Mekanisme proteksi seharusnya:
* Dapat membedakan antara pengguna yang diizinkan dan yang belum
* Menentukan kendali
* Menyediakan alat pengatur
Jaringan
Sistem distribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung memlaui jaringan komunikasi sistem terdistribusi yang menyediakan akases pengguna ke berbagai macam sumber daya sistem. Akses tersebut menyebabkan meningkatnya:
* Kecepatan komputer
* Ketersediaan data
* Kehandalan (enhanced reliability)
Sistem command-interpreter
Sistem operasi menunggu instruksi dapri pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, shell pada UNIX. Sistem command interpreter sangat bervariasi antara satu sistem operasi dengan sistem operasi lainnya dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi perangkat I/O yang ada. Contohnya CLI, Windows, pen-based (touch), dan lain-lain.
Klasifikasi Sistem Operasi :

Sistem operasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Berdasarkan skala arsitekturnya (bit), sistem operasi dibedakan menjadi sistem operasi berskala 8-bit, 16-bit, 32-bit, dan 64-bit. Sistem operasi dengan skala 8-bit dan 16-bit saat ini sudah mulai ditinggalkan, sedangkan saat ini kebanyakan yang digunakan adalah skala 32-bit, seperti sistem operasi Microsoft Windows NT, Windows 2000, Windows XP, LINUX, IBM OS/400, Sun Solaris). Sedangkan yang baru dan masih jarang ditemui di pasaran adalah skala 64-bit. Seperti Windows XP 64-bit, Digital UNIX, Open VMS, IBM AIX for RS/6000, SGI IRIX, dan HP-UX.
2. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan end-user interface.

* Command driven. Biasa juga disebut command line dimana perintah sistem operasi diketikkan pada prompt perintah atau dieksekusi melalui script file (misalnya pada sistem operasi DOS, UNIX, atau XENIX)
* Graphical user interface (GUI). Pengguna akhir menggunakan mouse atau alat penunjuk (pointer) yang lain untuk memilih objek yang mewakili suatu instruksi spesifik (misalnya: semua sistem operasi Windows, IBM OS/2, MAC-OS, LINUX)
3. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pengguna:

* Single-user single-tasking: sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna pada satu saat untuk satu instruksi dalam satu siklus proses (misal MS-DOS)
* Single-user multi-tasking: sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna pada satu saat tetapi mampu untuk mengeksekusi beberapa instruksi dalam satu siklus proses (misalnya Windows 95, IBM OS/2, MAC-OS).
* Multi-user multi-tasking: sistem operasi yang mampu untuk melayani beberapa pengguna sekaligus dalam satu waktu dan juga mampu untuk menjalankan beberapa instruksi sekaligus dalam satu siklus proses.
4. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pangsa pasar:

* Sistem operasi server/network, seperti Windows NT Server, Windows XP, IBM AIX for RS/6000, Digital UNIX, Open VMS, HP-UX, Sun Solaris, dan IBM OS/400, LINUX.
* Sistem operasi desktop, seperti Windows 95 / Windows NT Workstation, Windows XP, LINUX, OS/2 Wrap, MacOS, Java
* Sistem operasi Hanheld, seperti Windows CE, GEOS, Magic Cap.
 

Minggu, 10 Agustus 2014

Kebutuhan Sebelum Membuat Website

Kebutuhan Sebelum Membuat Website



Tahapan yang harus dilakukan sebelum membuat website adalah menentukan project apa yang akan dibuat. Baik itu project pribadi maupun project yang berasal dari klien. 






Project Pribadi

Yang saya maksudkan disini adalah project untuk diri sendiri, artinya kliennya adalah kita sendiri dan desiner webnya juga kita sendiri. Biasanya ini dibuat untuk mengenalkan diri kita sendiri di jaringan internet. Alasan, tujuan, dan sasaran ketika kita akan membuat web harus jelas dahulu sebelum kita memikirkan bagaimana tampilan antarmuka (GUI), tata letak, usabililitas, dan pengalaman pengguna. 

Project Klien
Tidak jauh berbeda dengan project pribadi, project ini juga harus jelas alasan, tujuan, dan sasarannya. Project klien berbasis web dapat bermacam-macam. Mulai dari website sederhana yang hanya menampilkan halaman-halaman 'statis', website toko online, website komunitas, website per-bank-an, website sistem keuangan daerah, dan lain sebagainya.
(Sepertinya) akan lebih mudah jika kita mulai membuat project yang berasal dari klien daripada membuat project pribadi. Karena kita tidak perlu bertanya dan berfikir sebelum menjawab pertanyaan kita sendiri tentang alasan, tujuan, dan sasaran kita membuat web. Ketika kita membuat project yang berasal dari klien, kita cukup bertanya hal-hal tersebut kepada klien.
Lalu bagaimana caranya mendapatkan klien jika kita belum pernah sekalipun membuat website apalagi memiliki portofolio yang akan kita jadikan referensi?! Carilah klien dari relasi, keluarga, teman yang memiliki usaha tetapi belum mempunyai website.

Analisis Kebutuhan

Analisis kebutuhan atau requirement analysis yang baik untuk digunakan sebagai acuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pembuatan website adalah Volere Requirement Spesification Template. Saya meringkasnya menjadi beberapa hal saja untuk belajar menganalisis kebutuhan tersebut, yaitu:
  1. Tujuan Project
    Tujuan project mencakup alasan kenapa website dibuat, apa tujuan (goal) -nya, dan siapa calon penggunanya. Ketiga hal tersebut harus terpenuhi agar website yang akan kita buat tepat sasaran dan tercapai tujuannya.

  2. Pengendali Project
    Pengendali project dalam hal pembuatan website adalah klien. Website yang akan dirancang dan dibuat harus sesuai dengan keinginan klien.
  3. Batasan Project
    Batasan project mencakup batasan kerja yang dilakukan oleh perancang web sesuai dengan kesepakatan dengan klien. Adapun ketika perancang web telah memenuhi batasan kerja tersebut dan klien meminta lebih maka perancang web berhak mengajukan tambahan biaya pembuatan website. Project juga dibatasi oleh ketentuan penamaan karena penamaan atau istilah yang digunakan sangatlah penting, ketepatan penamaan atau istilah dapat menghemat waktu dan menghindari kesalahpahaman dalam tahap analisis kebutuhan ini.

  4. Kebutuhan Fungsional
    Kebutuhan fungsional mencakup jangkauan pekerjaan, jangkauan produk website, dan jangkauan fungsional dari website yang akan dibuat.
  5. Kebutuhan Non-Fungsional
    Kebutuhan Non-Fungsional antara lain: tampilan, usabilitas, pengalaman pengguna, daya guna, pengoperasian, pemeliharaan, keamanan, faktor budaya dan politik, dan faktor legal.

    Sekian dan Terima kasih , semoga dapat bermanfaat dan membantu .

Perbedaan Blog dan Website .

                          Perbedaan Blog dan Website .

 Blog adalah bagian dari website (situs web). Dengan kata lain, blog itu website, tapi website belum tentu sebuah blog. Ibaratnya, website itu sebuah rumah. Yang namanya rumah, tentu ada kamar-kamar (ruangan), seperti ruang tamu, ruang tidur, dapur, dll. Nah, blog itu ibaranya salah satu kamar (ruangan) dalam rumah (website) itu. Clear? Catatan Romeltea . 
Sebelum ada  blog itu dulu sebenarnya ada website, berhubung dengan permintaan pasar dan kemudahan dalam dalam update konten maka blog terciptalah dari tangan ahli programing web, blog lahir sebagi pemnyempurna web yang didesain dengan berbagai macam fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.., blog mampu mengakomodir kebutuhan para pengembang situs, karena kebutuhan suatu situs yang dinamis, maka blogger pun dalam membuat system management content menagarah pada kebutuhanya masih masing dan mulai dari situ CMS blog pun mulai terpecah dan terbagi bertumbuhan menjamur sesuai dengan kebutuhan penggunanya
 
Jadi, ringkasnya, perbedaan antara blog dan website adalah sebuah blog sudah pasti bisa disebut website, karena blog itu bagian dari website . Tapi sebuah website belum tentu disebut blog.

Uraian dan Penjelasan berikut ini akan memperjelas identitas blog dan website sehingga kita bisa menemukan perbedaannya lebih jauh lagi .

1.  Menurut Wikipedia
Menurut Wikipedia , blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.

"Blog merupakan kontradiksi dari web log"

"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"



2.  Berdasarkan Kontennya

Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.



3.  Formal dan Informal Konten

Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.



4.  Coding

Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.



5.  Daftar Konten

Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.



6.  Homepage

Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.



7.  Rating

Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.



8.  Waktu

Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.



9.  Interaksi Pengguna

Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.



10. Search Engine

Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.
Semoga Bermanfaat :)

.

Perbedaan Data dan Informasi , maupun Pengertian dari data dan informasi .


                       

                                                            Data

Adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih bersifat mentah, sehingga memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berwujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep. Sedangkan, Informasi adalah hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.



                                         Informasi 

Adalah hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.

Berikut adalah tabel perbedaan dari Data dan Informasi :


DATA
INFORMASI
Bersifat mentah
Hasil olahan yang lebih berguna
Untuk pengolahan lebih lanjut
Untuk acuan mengambil keputusan
Belum jelas isinya dan belum sempurna
Sumber pemahaman yang telah  sempurna

 


Sehingga Data dan Informasi dapat di gambarkan seperti gambar di atas :)

 

Sabtu, 09 Agustus 2014

Cara Installasi Java SE Development Kit 7 pada Windows 7


Permisi Agan agan semua maupun Sista , saya ingin menginformasikan cara :
 Untuk menjalankan aplikasi – aplikasi berbasis Java, maka kita hanya perlu menginstal JRE (Java Runtime Environment). Apabila kita ingin membuat program-program berbasis Java, maka kita harus menginstal JDK (Java SE Development Kit). Di dalam JDK sudah terdapat JRE. Sehingga jika kita menginstal JDK maka JRE juga ikut terinstal. Pertama kita siapkan file instalasi jdk, jika anda belum memiliki nya silahkan download terlebih dahulu , Lalu .

1.    Langsung saja meluncur ke tempat program hasil downlod tadi, kemudian klik dua kali / ganda pada file instalasi jdk. 

2.    Lalu pilih Yes

3.    Tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan berikut:

4.    Klik Next maka akan tampil jendela seperti pada gambar berikut:

5.    Pada gambar tersebut terdapat 3 pilihan paket yang akan di-install :

  1. 1. Development Tools, terdiri dari tools yang digunakan untuk membuat program menggunakan Java (compiler, debuger, dll).
  2. 2.    Source Code, berisi kode sumber (source code) dari demo dan contoh program.
  3. 3.    Public JRE, untuk menjalankan bytecode java.

6.    Kita akan meng-install semuanya (default) sehingga langsung tekan next. Maka akan muncul proses instalasi berikut ini :

7.    Setelah proses diatas selesai maka akan keluar seperti ini :

8.    Pada gambar tersebut diatas terdapat tombol Change untuk mengganti letak folder instalasi. Untuk mempermudah proses instalasi, biarkan secara default diletakkan pada folder standard (tidak perlu dirubah). Selanjutnya tekan tombol Next, dan tunggu sampai proses instalasi selesai.

9.    Setelah instalasi selesai akan muncul tampilan informasi registrasi program anda

10.  Klik tombol Continue dan proses menginstal sudah selesai. Maka akan  ada proses instalasi JavaFX SDK yaitu tambahan dari JDK seperti berikut ini :


11.  Langsung saja klik next


12.  Biarkan secara default, lalu klik next.

13.  Proses Installasi tunggu sampai selesai proses, maka akan muncul .
14.  Setelah proses selesai, akan tampil seperti ini, langsung saja klik close

Oke proses Install sudah selesai.

tapi jangan senang dahulu karena kita harus mengatur setting variabel path Windows agar dapat menjalankan DJK dari sembarang direktori dengan mudah.
1.     Klik Start → arahkan pointer pada My Computer

2.    Kemudian klik kanan pada icon Computer → pilih properties atau anda bisa langsung menekan tombol windows + pause break untuk menampilkan sistem properties


3.    Akan muncul tampilan system properties.


4.    Pada jendela System pilih Advanced system settings yang ada  di sebelah kiri maka akan muncul jendela seperti ini


5.    Pada Dialog System Properties klik tombol Environment Variables. Di layar akan muncul jendela Environment Variables seperti di bawah ini .

6.    Pada Environment Variables di bagian group User Variable klik PATH kemudian klik tombol Edit. Maka akan muncul jendela Edit User Variable

7.    Pada jendela Edit User Variable di bagian Variable Value ketikkan alamat folder jdk yang telah diinstal seperti berikut : ( Contoh seperti di Bawah )

C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_03\bin

Pada kota Variable value disesuaikan dengan partisi (drive) dan folder dimana java (JDK) di-install.

8.    Klik OK untuk menutup jendela Edit User Variable.

9.    Klik OK untuk menutup jendela Environment Variables.

10.  Klik OK untuk menutup jendela System Properties.

11.  Langkah selanjutnya Restart Windows.


Untuk mengecek hasil perubahan lakukan langkah-langkah berikut:
1. Buka Command Prompt dengan cara klik Start → All Programs → Accessories → Command Prompt atau dengan menekan tombol Windows + R lalu ketikan CMD.


2. Klik
 Command Prompt maka akan muncul jendela Command Prompt


3. Pada
 Command Prompt ketikkan “ java ” tanpa tanda petik kemudian tekan ENTER. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, maka setting PATH telah berhasil.